Beras Merah sebagai Nutrisi Diabetes

0
 

Beras Merah adalah  Sumber Nutrisi terbaik untuk

Menu Diet Diabetes

Beras Merah

Beras Merah

Beras Merah sampai sekarang tidak kita temukan di budi dayakan dalam jumlah besar ssebagiman beras putih yang terhampar di berbagai lahan pertanian, mungkin karena jumlah produksi  yang tidak sebanyak beras putih, Namun hal ini justru menguntungkan karena beras merah hanya di tanam secara terbatas dan biasanya secara organik ( alami tanpa pupuk kimia dan pestisida), dan hanya di tanam secara exclusive oleh petani di daerah pegunungan yang subur dan alami. Beras merah bahkan di kenal sebagai beras makanan para raja-raja di jawa karena exclusivenya.

Beras merah merupakan sumber nutrisi yang baik untuk menu diet diabetes karena secara spesifik memiliki keistimewaan kandungan  pada bekatulnya ( jawa : katul / ilmiahnya :aleuron) mengandung gen yang memproduksi antosianin yang merupakan sumber warna merah atau ungu. Beras merah sudah  dikenal sejak tahun 2800 SM. Oleh para pengobat tradisional ( tabib) pada  saat itu beras merah ini dipercaya memiliki kandungan obat  yang dapat memulihkan kembali rasa tenang dan damai. Banyak penulis di Asia Timur masa dahulu menyatakan bahwa beras merah adalah  jenis makanan yang dapat di pakai untuk menyembuhkan berbagai penyakit karena kandungan spesifiknya dan  keseimbangan alamiahnya secara organik. Berbagai penelitian pada masa kini, dari para ahli bidang kesehatan telah pula mengkonfirmasi kebenarannya

Anatomi beras

Beras Merah  secara biologi terdiri dari 3 bagian utama :

  • Bekatul (aleuron), lapis terluar yang sering kali ikut terbuang dalam proses pemisahan kulit,
  • Biji Beras Utama (endosperma), tempat sebagian besar pati dan protein beras berada, dan
  • Mata Beras (embrio) , yang merupakan calon tanaman baru (dalam beras tidak dapat tumbuh lagi, kecuali dengan bantuan teknik kultur jaringan). Dalam bahasa sehari-hari, embrio disebut sebagai ( mata beras)

Beras merah memiliki kandungan karbohidrat yang    rendah tetapi justru memiliki nilai energi yang lebih tinggi  dari beras putih  oleh karena itu beras merah sangat baik di pakai sebagi menu diet diabetes.

Selain itu beras merah lebih kaya protein  daripada beras putih, hal ini mungkin disebabkan oleh kandungan  tiaminnya yang lebih tinggi dari pada bersa putih,  Tiamin berfungsi sebagai koenzim berbagai reaksi metabolisme energi, untuk dekarboksilasi oksidatif piruvat menjadi asetil KoA dan memungkinkan masuknya substrat yang dapat dioksidasi ke dalam siklus krebs guna pembentukan energi.

Kekurangan tiamin dalam tubuh  bisa mengakibatkan gangguan pada sistem syaraf dan jantung. Gangguan ini bila keadaannya  berat kita kenal sebagai beri-beri yakni gejala awalnya di kenal nafsu makan berkurang, gangguan pencernaan, sembelit, mudah lelah, semutan, jantung berdebar, dan refleks berkurang.

Unsur nutisi penting  yang lain dari beras merah diperkirakan juga berpengaruh pada peningkatan  energi beras merah adalah fosfor ,melalui proses fosforilasi, fosfor mengaktifkan berbagai enzim dan vitamin B dalam pengalihan energi pada metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak.

Nutrisi Penting lain dari beras merah adalah selenium , Selenium  merupakan elemen kelumit (trace element) yang merupakan bagian esensial dari enzim glutation peroksidase. Enzim ini berperan sebagai katalisator dalam pemecahan peroksida menjadi ikatan yang tidak bersifat toksin-peroksida. Toksin-peroksida  dapat berubah menjadi radikal bebas yang mampu mengoksidasi asam lemak tidak jenuh dalam membran sel, hingga merusak membran tersebut menyebabkan kanker, dan penyakit degeneratif lainnya. Dalam kecantikan, kandungan Nurisi  selenium dapat mencegah penuaan dini.

Dan hal penting mengapa beras merah sangat baik sebagai Nutrisi diabetes adalah karena Beras merah merupakan sumber serat yang baik. Beras merah adalah  suatu karbohidrat kompleks yang sehat yang tidak cepat di ubah menjadi gula oleh tubuh dan  dapat meningkatkan metabolisme dan membakar lemak.

Jadi mulai sekarang gantilah beras putih anda dengan beras merah untuk menu makan anda dan ini akan sangat membantu mengontrol kadar gula darah anda.

Cara Memasak Beras Merah

nasi beras merahMemasak beras merah memerlukan cara tersendiri, supaya rasanya enak dan kandungan nutrisinya tidak rusak.Berikut cara memasak beras merah yang benar

1. Kandungan serat yang tinggi dalam beras merah mengharuskan waktu memasak lebih lama dari beras putih, juga memerlukan air lebih banyak.Bila kurang air dan terlalu cepat di angkat maka hasilnya akan kurang masak dan terasa keras  dan hambar, tapi jangan terlalu banyak air juga, khawatir jadi bubur.

2. Gunakan alat masak tradisional yakni api baik dari kompor gas maupun listrik, angan menggunakan rice cooker karena hasilnya akan kurang masak dan terasa keras.

3. Sebaiknya sebelum di masak, beras merah di rendam terlebih dahulu, kurang lebih 15 -30 menit setelah di cuci dan gunakan air rendaman tersebut untuk air yang di gunakan  untuk memasak.

4. Sewaktu air yang digunakan untuk merebus beras merah tadi sudah habis itu berarti  nasi sudah setengah matang. Untuk mematangkannya lanjutkan dengan mengukus dengan menggunakan dandang. Panaskan air dalam dandang terlebih dahulu setelah mendidih masukkan nasi beras merah setengah matang tadi di atasnya sampai empuk atau tanak ( matang)

5. Jangan menutup nasi terlalu lama. Dengan membiarkan nasi dalam keadaan tertutup setelah matang menyebabkan uap panas yang terkurung didalam alat memasak nasi tetap berputar sehingga proses pemasakan nasi tetap berlangsung. Hal ini bisa menjadikan nasi lebih lembek.

6. Jangan menggunakan api dengan temperatur tinggi. Saat air yang digunakan memasak telah mendidih, turunkan perlahan temperaturnya. Jika terlalu tinggi temperaturnya ketika memasak, air akan cepat menguap sedangkan beras belum matang

Dengan mengikuti  cara memasak beras merah seperti di atas, anda akan  mendapatkan nasi beras merah yang enak untuk disantap. Gunakan Nasi Beras merah sebagai  pengganti nasi putih untuk menu makan pagi siang dan malam

 

Terapi Nutrisi Diabetes

0
 

 

Prinsip Nutrisi dan Rekomendasi  Diabetes Menurut  American Diabetes Association  ( ADA )

Terapi nutrisi diabetes  merupakan komponen integral dari manajemen diabetes ( Pendidikan manajemen diabetes  mandiri) . Namun ada banyak kesalahan penerapan di lapangan :    nutrisi yang cocok untuk diabetes  dan yang  tidak  cocok untuk diabetes.

Dalam praktek klinis,  rekomendasi terhadap nutrisi yang memiliki sedikit manfaat terhadap diabetes atau bahkan  tidak ada bukti yang mendukung terhadap manfaat terhadap diabetes    masih sering diberikan. Hal ini memberikan  dasar pemikiran American Diabetes Association  ( ADA)  untuk melakukan Tinjauan secara  teknis  terhadap “Prinsip Nutrisi Diabetes  Berbasis Bukti dan Rekomendasi untuk Pengobatan dan Pencegahan Diabetes dan Komplikasi yang  terkait”

Secara historis, rekomendasi nutrisi  diabetes dan komplikasi yang terkait didasarkan pada pengetahuan ilmiah, pengalaman klinis, dan konsensus ahli, namun seringkali sulit untuk membedakan tingkat bukti yang digunakan untuk membangun rekomendasi. Untuk mengatasi masalah ini, American Diabetes Association   melakukan pengkajian teknis  pada tahun 2002  dan menghasilkan prinsip-prinsip dan rekomendasi berdasarkan tingkat bukti yang tersedia. Namun, bukti terbaik yang tersedia masih harus memperhitungkan keadaan individual account, preferensi, dan preferensi budaya dan etnis, dan orang dengan diabetes harus terlibat dalam proses pengambilan keputusan. Tujuan dari rekomendasi berbasis bukti adalah untuk meningkatkan perawatan diabetes dengan meningkatkan kesadaran dokter dan penderita diabetes tentang manfaat terapi nutrisi.

Karena kompleksitas masalah nutrisi diabetes  dan manajemen diabetes  maka  singkatnya American Diabetes Association  ( ADA)   menganjurkan bahwa nutrisi diabetes yang di rekomendasikan haruslah telah memiliki uji klinis dan patent yang membuktikan manfaatnya  terhadap   diabetes.  Rekomendasi lain yang  penting dan harus di perhatikan  adalah bahwa selama menjalani  terapi nutrisi diabetes  harus di dukung  dengan olag raga dan sangat  perlu untuk melakukan perubahan gaya hidup.

SASARAN TERAPI NUTRISI DIABETES

Tujuan terapi nutrisi diabetes  adalah sebagai berikut:

    1. Mencapai dan mempertahankan hasil metabolisme yang optimal termasuk

   2. Kadar gula darah  dalam kisaran normal atau mendekati normal untuk

      mencegah/mengurangi risiko komplikasi diabetes.

   3. Sebuah profil lipid dan lipoprotein yang mengurangi risiko penyakit makrovaskuler.

    4. Tingkat Tekanan darah  yang mengurangi risiko penyakit vaskular.

    5.Mencegah dan mengobati komplikasi kronis dari diabetes. Asupan nutrisi dan gaya hidup yang sesuai untuk pencegahan dan kontrol terhadap obesitas, dislipidemia, penyakit jantung, hipertensi, dan nefropati.

    6.Meningkatkan kesehatan melalui pilihan menu makanan sehat dan aktivitas fisik.

    7.Memenuhi kebutuhan gizi individu dengan mempertimbangkan preferensi pribadi dan pertimbangan budaya dan gaya hidup tetap menghormati keinginan individu dan kemauan untuk berubah.

Tujuan terapi nutrisi medis yang berlaku untuk situasi tertentu meliputi:

    1.Untuk anak-anak  dengan diabetes tipe 1, agar  tersedia  energi yang cukup untuk menjamin perkembangan dan pertumbuhan normal , mengintegrasikan suntik  insulin dengan terapi nutrisi diabetes untuk aktivitas fisik.

    2.Untuk anak-anak  dengan diabetes tipe 2, untuk memfasilitasi perubahan dan  kebiasaan pola makan yang sehat dan aktivitas fisik yang mengurangi resistensi insulin dan meningkatkan status metabolik.

    3.Untuk wanita hamil dan menyusui, untuk memberikan energi yang cukup dan nutrisi yang dibutuhkan untuk hasil yang optimal.

    4.Untuk orang dewasa yang lebih tua, untuk menyediakan kebutuhan gizi,nutrisi dan vitamin serta   psikososial individu dalam proses  penuaan.

    5.Untuk individu yang berisiko untuk diabetes, untuk mengurangi risiko dengan mendorong aktifitas fisik dan mendorong pilihan makanan yang memfasilitasi penurunan berat badan sedang atau setidaknya mencegah kenaikan berat badan.

 
Go to Top